Dulu, banyak lahan pertanian di Nusa Tenggara Barat tak tertangani. Dimusim kering, tanah retak tak tertanami. Dalam setahun hanya sekali lahan menghijau saat musim penghujan. Bertahun-tahun dibiarkan, para petani pasrah pada keadaan. Sumber air tak memadai membuat lahan dibiarkan terlantar. Namun seorang perempuan sederhana dari sebuah desa di Lombok Tengah tak demikian. Di tiap retakan tanah itu ia melihat potensi tersembunyi. Peluang emas untuk kebaikan negeri yang ia diami sejak lahir. Perempuan itu adalah Nur Rahmi Yanti, yang akrab disapa Yanti. Berulang tanya hadir dibenaknya. ”Apa yang bisa kulakukan dengan tanahku?” Ia yakin tanah kering bisa jadi sumber kehidupan asal ada kemauan mengelolanya. Pikirannya terus berputar. Hingga ia menemukan satu tanaman yang bisa dibudidayakan di lahan kering. Sorgum. Tanaman yang ia kenal saat berkunjung ke pameran tahun 2010. Sumber : BBPP Binuang, 2024 Ia memilih sorgum karena tanaman ini bisa tum...
86400 detik setiap hari. Berapa detik kau sempat menemui Aku, tanya Tuhan padaku. Pernahkah menghitungnya? Aku malu. Semua terbuka di hadapan-Mu Hal lain yang menarik hatiku. Kusingkat waktu menemui-Mu Terkadang hanya datang bila kuperlu. Kuberikan waktuku untuk kerja dan usaha Berkutat dengan gadget, Menyimak jejaring dunia maya dan selalu lebih ingin tahu info terbaru daripada berlama-lama berbincang dengan-Mu 86400 detik setiap hari Ajarku seksama melihat hidup Agar tak seperti orang bebal tetapi menjadi lebih arif. Latihlah diri ini mengelola waktu yang kau beri diantara ragam godaan di tiap hari Didiklah laku hamba agar tak bodoh Tempalah untuk mengerti maksud-Mu Agar pada 86400 detik Aku selalu berjalan bersama-Mu. -- catatan lama, tiga hari pasca opname -- /(MS) 28/5/2017
Banyak wanita menyukai anggrek karena keindahan bunganya. Bunga anggrek juga lebih tahan lama dibandingkan bunga mawar. Tahukah anda bahwa keindahan dan kekuatannya tidak dihasilkan dalam waktu singkat? Mulai dari bibit hingga berbunga membutuhkan waktu lama. Pada setiap fase pertumbuhannya banyak ancaman dari lingkungan yang dapat membuatnya tidak tumbuh bahkan mati. Saya pernah mengamati pertumbuhan anggrek Papua dan menantikan munculnya bunga. Saya memberi pupuk dan nutrisi lainnya. Harapannya, agar anggrek Papua cepat berbunga. Sayangnya, bunga itu tidak muncul juga. Saya tidak lagi banyak berharap munculnya bunga anggrek Papua. Setelah 10 tahun berlalu, keindahan bunga anggrek itu dapat saya nikmati. Kadang hal-hal indah yang Tuhan janjikan harus melalui proses panjang, dan menyakitkan. Hambatan-hambatan yang ada kadang memaksa kita untuk menyerah. Di sisi lain kita melakukan hal-hal dengan maksud mempercepat mendapatkan apa...
Komentar
Posting Komentar